image

Ilustrasi: Rimanews

14 Januari 2018 | 15:10 WIB | Pilkada Serentak

Perpanjangan Waktu Pendaftaran Paslon Tidak Efektif

JAKARTA, suaramerdeka.com- Keputusan perpanjangan masa pendaftaran pasangan calon kepala daerah yang diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai tidak efektif. KPU berharap dengan perpanjangan waktu itu akan muncul kandidat lain yang ikut berkompetisi.

“Namun, saya menilai bahwa perpanjangan itu tidak efektif sama sekali. Perpanjangan itu kelihatannya hanya formalitas dan simbolik saja. Apalagi, sejauh ini ada 19 pilkada yang memiliki satu paslon saja,” kata Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay, seperti dilansir RRI, Minggu (14/1).

Selah menyatakan, ada beberapa alasan mengapa perpanjangan itu tidak efektif. Pertama, aturan main dalam pilkada membolehkan adanya calon tunggal, seperti pada Pilkada tahun lalu yang melawan kotak kosong. Kedua, karena aturan membolehkan, ada banyak paslon yang sengaja ingin ‘memborong’ semua parpol untuk menghindari munculnya kandidat lain. 

“Ada keyakinan bahwa kalau maju lawan kotak kosong peluang menangnya jauh lebih besar. Sementara di lain pihak, kandidat lewat jalur independen persyaratannya cukup sulit dan agak berbelit sehingga banyak yang enggan menempuhnya,” kata Saleh.

Ketiga, lanjutnya, kalaupun diperpanjang tiga hari,  tidak mungkin ada kandidat baru yang muncul. Sebab, semua dukungan parpol sudah diberikan pada paslon yang ada dan telah didaftarkan di KPUD.  

“Kalau memilih lewat jalur independen, sekali lagi, pasti berat. Rasanya mustahil ada kandidat yang mampu memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam 3 hari ini,” ujar Saleh.

Menurutnya, bila ada niat menyempurnakan sistem pilkada, perlu dilakukan dengan mengevaluasi seluruh aturan dan payung hukum yang ada. 

(RRI /CN41 )

NEWS TERKINI