image

WHITE CAR COMMUNITY: Belasan mobil berbagai merek anggota White Car Community The Captain Chapter Batang, Pekalongan, Pemalang, mencoba jalan tembus Bawang-Dieng, Sabtu (13/1). Karena pengecoran jalan belum selesai, akhirnya mereka turun lagi ke Bawang. (Foto: suaramerdeka.com/Ali Arifin)

14 Januari 2018 | 18:22 WIB | Liputan Khusus

BI Gandeng Suara Merdeka Network Gelar Open Trip Bawang-Dieng

BATANG, suaramerdeka.com- Bawang Indah (BI), komunitas atau grup tertutup di facebook (FB) yang beranggotakan 12.164 akun, hari Minggu (28/1) menggelar Open Trip Bawang-Dieng 2018. Menggandeng Suara Merdeka Network (cetak, online, dan elektronik),  panitia mengundang seluruh komunitas biker untuk mengikuti open trip dari Bawang, Batang ke Dieng, tepatnya finish di lapangan D'Qiano Hotspring Waterpark, Sileri, Kepakisan, Batur, Banjarnegara.

"Jalan alternatif Bawang, Batang-Dieng, Banjarnegara memang belum sempurna. Jalan alternatif yang membelah gunung dan hutan di petak 71 KPH Perhutani Pekalongan Timur sekitar 8 km, baru 6 km yang dicor beton. Lebarnya pun baru 4 meter, karena tahap awal. Namun sebagai ungkapan rasa syukur, maka kami mengadakan open trip ini," jelas Ketua Panitia Muhammad Soleh.

Lebih jauh Soleh yang juga kades Sibebek ini menambahkan bahwa, panitia mengadakan open trip semata karena menjembatani keinginan masyarakat luas yang demikian kuat ke Dieng melalui jalur alternatif tersebut.

"Sejak beberapa bulan lalu, masyarakat Batang, Pekalongan, Kendal, Semarang, Solo, Surabaya, Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia sudah mencoba menjajal jalur ini. Padahal jalan belum jadi. Bahkan, pada libur Natal 2017 dan tahun baru 2018, ribuan pesepeda motor dan juga ratusan mobil sudah melewati jalur itu."

Meski jalan masih dalam posisi dicor, namun para pemotor tetap nekat mlipir, lewat di pinggir jalan yang tengah dicor hingga sampai ke Dieng. Sementara pengemudi mobil yang nekat ke atas, terpaksa gigit jari dan harus balik kanan, turun lagi ke Bawang serta melanjutkan perjalan ke Dieng melalui perkebunan teh Pagilaran. 

"Nah, di awal masa pemeliharaan jalan itulah, kami menggelar open trip, khusus sepeda motor. Saya tegaskan, trip ini khusus sepeda motor. Karena mobil masih belum diperbolehkan melalui jalur itu," tegasnya.

Destinasi Baru

Camat Bawang Yarsono menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan itu adalah mengenalkan destinasi wisata di sepanjang jalan alternatif atau jalan tembus dari Bawang ke Dieng. 

"Karena jalan baru itu dulunya adalah hutan dan gunung, maka pemandangannya sangat indah. Keindahan alam itulah yang kami tawarkan sebagai destinasi wisata baru untuk masyarakat Jawa Tengah. Alam yang hijau, udara yang sejuk, mau lihat sunrise maupun sunset, monggo," katanya.

Selain keindahan panorama sepanjang jalan alternatif itu, lanjut Yarsono, di Desa Pranten, Bawang, juga ada sedikitnya 12 curug atau air terjun. "Ini baru tahap perkenalan. Nanti jika sudah berbenah, maka curug-curug yang ada itu akan menambah khasanah destinasi wisata baru di Batang khususnya dan di Jawa Tengah pada umumnya."
  
Reservasi peserta bisa menghubungi Kenjer Bimo Setiawan (085201427458) dan Muhammad Abiyd (085226515432). Adapun informasi terkait event bisa menghubungi Imam Antoko (085290078849), Muhammad Adib (085226565758), Fahrul Rizal Fauzi (085641691011).

(Ali Arifin /SMNetwork /CN41 )