image

Foto: suaramerdeka.com/Hendra Setiawan

24 Januari 2018 | 16:40 WIB | Semarang Metro

Duta Besar Uni Eropa Dorong Semarang Kembangkan Sektor Pariwisata

SEMARANG, suaramerdeka.com- Duta besar Uni Eropa mendorong agar Pemerintah Kota Semarang mengembangkan sektor pariwisata. Harapannya, saat wisatawan asing datang ke Indonesia, tidak hanya menuju ke Pulai Bali saja, namun juga singgah di Ibu Kota Provinsi Jateng ini. 

Duta Besar Kroasi, Drazen Margeta, mengungkapkanm Di Kroasia, 70% pendapatan negara berasal dari jasa, khususnya pariwisata dan transportasi. ''Saat ini setiap tahunnya ada 20 juta wisatawan datang ke Kroasia yang sangat menunjang pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.
 
Hal tersebut disampaikannya, saat Duta Besar Uni Eropa bertemu dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadid di Balai Kota, Rabu (24/1). Menurutnya, Semarang bisa mengembangkan potensi pariwisata, karena punya topografi yang unik, yakni ada laut dan perbukitan.  
 
Adapun Wakil Duta Besar Inggris, Juliet Marci Capling menuturkan, Semarang punya cuaca yang baik. Punya pantai seperti halnya Bali, dan juga punya banyak museum. Ini bisa menjadi daya tarik wisatawan dari Inggris. Hal tersebut akan ditunjang dengan perluasan Bandara Ahmad Yani, yang mulai beroperasi tahun ini. 
'
'Saya berharap, ke depan ada penerbangan dari Inggris ke Semarang. Pasalnya, kebanyakan orang Inggris, tidak suka harus berganti pesawat dalam perjalanan. Karenanya, saat bandara dibuka pada April mendatang, perlu ada rute penerbangan baru tersebut,'' imbuhnya. 
 
Sementara itu, Duta Besar Italia, Vittorio Sandalli menuturkan, salah satu potensi wisata yang dimiliki Kota Semarang adalah Kota Lama. Dia mengungkapkan, di Italia, juga banyak kota bersejarah, seperti Milan, Roma serta Florence. Di negaranya punya program Cultural Herrititage Task Force untuk melestarikan warisan budaya dunia. 
 
Duta Besar Uni Eropa, Vincent Guerend menambahkan, Semarang dan Makassar dalam Indonesia World Cities yang bekerja sama dengan kota-kota eropa, yakni Zagreb (Kroasia) dan Seville (Spanyol). Proyek ini memfasilitasi pertukaran informasi dan praktik yang baik mengenai isu-isu kebijakan pembangunan daerah dan perkotaan. 

 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memperkenalkan program ''Outstanding Semarang''. Ini merupakan upaya untuk menarik wisatawan datang, guna menumbuhkan sektor wisata di Kota Lunpia. Dalam logo Outstanding Semarang, didominasi siluet Gereja Blenduk Kota Lama, sebagai ikon bangunan heritage. 

 
"Dengan bangkitnya sektor pariwisata di Kota Semarang, akan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi, guna lebih menyejahterakan masyarakat," tegas pria yang pernah dinobatkan sebagai wali kota terbaik pada Europe Bussines Assembly dalam ajang Socrates Award tahun 2014, lalu ini.

(Hendra Setiawan /SMNetwork /CN41 )