image

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, di Hotel Gumaya Tower Semarang, Rabu (14/2). (Foto: suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)

14 Februari 2018 | 17:12 WIB | Pilkada Serentak

PDI Perjuangan Gotong Royong Menangkan Ganjar-Yasin

SEMARANG,suaramerdeka.com– Seluruh kader PDI Perjuangan gotong royong bersama partai pendukung, PPP, Partai Nasdem, P Demokrat dan Partai Golkar, bertekad untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) Nomor Urut 1 Ganjar-Yasin. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, kerja sama kadernya dengan partai pendukung bersifat ideologis untuk membumikan Pancasila, NKRI, ke-Bhinneka-an dan konstitusi.

“Rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) ini untuk menyatupadukan seluruh gerak kepartaian agar semua bergerak ke satu arah, ke rakyat agar semua satu padu, satu nafas masyarakat Jawa Tengah agar lebih sejahtera,” kata Hasto usai membuka Rakerdasus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Gumaya Tower Hotel Semarang, Rabu (14/2).

Target pada Pilkada serentak kali ini, pihaknya ingin bukan sekedar momentum menang-menangan tetapi juga bersama-sama rakyat membuat Pilkada kali ini berjalan lebih demokratis, jujur, adil dan aman. PDI Perjuangan juga ingin, masih kata dia, menghormati suara rakyat menghormati suara rakyat dan mengingatkan kepada siapapun pemenangnya agar jangan mempermainkan kekuasaan yang didapat dari rakyat.

“DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di bawah komando Bambang ‘Pacul’ Wuryanto, siap memenangkan Pilkada Jawa Tengah,” tambahnya.

Mengenai diusungnya kembali Ganjar Pranowo sebagai calon Gubernur Jawa Tengah meskipun diserang isu tersangkut kasus korupsi E-KTP, menurutnya bersangkutan sudah dikonfrontir oleh penyidik KPK dan berulangkali sudah mendapatkan penghargaan sebagai pejabat publik yang selalu tepat waktu melaporkan harta kekayaannya. Partai sambungnya, terus mendukung dan membangun sisten serta mempersiapkan seluruh calon dengan baik agar tidak melakukan tindakan yang merugikan rakyat.

“Kebijakan partai adalah tidak pernah memberikan toleransi terhadap korupsi, partai membangun sistem gotong royong agar biaya Pilkada bisa ditekan sehingga tidak menjadi beban paslon sebab yang kita cari adalah pemimpin rakyat. Mereka yang tertangkap tangan KPK berikan pemecatan demikian juga kepada kader yang oleh keputusan pengadilan tetap diputus melakukan korupsi,” tuturnya.

Menurutnya apa yang dilayangkan kepada Ganjar Pranowo merupakan bentuk dari kondisi politik saat ini. Untuk mengantisipasi fitnah yang dilayangkan, PDI Perjuangan tetap tersenyum karena pernah mempunyai pengalaman bagaimana dikroyok, tidak boleh ikut pemilu tetap memilih jalur hukum.

Untuk itu pihaknya mengajak, bersama-sama agar kekuatan rakyat menegakkan Indonesia yang toleran. Sehingga siapapun yang menggunakan politik kotor berhadapan dengan rakyat.

(Puthut Ami Luhur /SMNetwork /CN41 )