image

Pertunjukan wayang potehi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung di Pasar Imlek Semawis. (Foto: suaramerdeka.com/Cun Cahya)

14 Februari 2018 | 17:22 WIB | Semarang Metro

Daya Tarik Wayang Potehi di Pasar Imlek Semawis

SEMARANG, suaramerdeka.com- Pertunjukan wayang potehi di setiap perhelatan Pasar Imlek Semawis (PIS) selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Terbukti setiap pertunjukan selalu dipadati pengunjung mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak. 
 
Adalah wayang potehi Tek Gie Hien yang dirintis dalang wayang potehi legendaris almarhum Thio Tiong Gie yang sekarang dilanjutkan putranya Thio Hauw Lie.  
 
Wayang potehi menjadi salah satu kekayaan budaya pewayangan asal Tiongkok yang sudah ada sejak ratusan tahun dan mulai dikenal sejak abad ke-20. 
 
Ia bersama kru yang terdiri dari wakil dalang, pemain simba, pemain gembreng dan pemain tabuh melakukan pertunjukan di sore dan malam hari dengan durasi kurang lebih dua jam dengan membawakan dua judul yakni  pertahanan militer Jenderal Yang dan kisah pendekar kecil dari Shiauw Lim Pay. 
 
Cerita-cerita dalam wayang potehi tersebut berasal dari epik hikayat masa kerajaan Tiongkok sebelum revolusi kebudayaan. 
 
Bahkan karena antusiasnya, pengunjung rela berdiri ketika gerimis di depan kotak merah ukuran 3x3 yang menjadi tempat pertunjukan wayang potehi. 
 
Seperti Rieke salah satu siswi SMA swasta di Semarang yang rela menyaksikan wayang potehi walupun gerimis bersama teman-temannya. 
 
Ia mengaku memang menunggu pertunjukan wayang potehi di Pasar Imlek Semawis karena hanya disanalah bisa menyaksikan dan tidak bisa dijumpai sembarangan selain di Pasar Imlek Semawis. 
 
"Kesini (Pasar Imlek Semawis) memang untuk lihat wayang potehi karena bagus dari cerita, kostum dan cara mainnya," katanya, Rabu (14/2). 
 
Pasar Imlek Semawis yang diselenggarakan setahun sekali mendekati Tahun Baru Imlek diselenggarakan dari tanggal 12 Februari sampai Rabu 14 Februari 2018 disepanjang ruas jalan kawasan Pecinan di Gang Pinggir sampai Wotgandul Timur. 

(Cun Cahya /SMNetwork /CN41 )