image

Foto: suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur

15 April 2018 | 07:52 WIB | Parlemen Zaman Now

PKS Tegaskan Ingin Ganti Presiden Pada 2019

PATI, suaramerdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menegaskan keinginan mengganti Presiden pada 2019 mendatang. Penegasan tersebut disampaikan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman di sela memperingati Hari Nelayan Nasional dan Milad ke-20 PKS pada Jumat (13/4) di Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

"Kami di PKS, seperti diketahui bersama, meluncurkan gerakan tagar #2019GantiPresiden, ide dasarnya adalah PKS tidak ingin calon tunggal pada pemilihan presiden, nanti apa kata dunia negara dengan penduduk besar tidak bisa nyari calon alternatif," kata Sohibul.

Dia mengungkapkan bahwa partainya mengenaskan pada posisi menginginkan calon alternatif pada Pilpres tahun 2019 mendatang. Secara khusus, Sohibul Iman mensyukuri gerakan tagar #2019GantiPresiden semakin disambut luas dan positif masyarakat Indonesia.

"Calon alternatifnya harus menang. Sekarang tagar tersebut menjadi milik masyarakat, tidak didanai, ini atas kesukarelaan sendiri, mereka membiayai kaos. Artinya apa, dibawah alam sadar mereka menginginkan perubahan dan pergantian Presiden di tahun 2019," tuturnya.

Atas gerakan yang semakin massif tersebut sambung Sohibul Iman, petahana harus menyadari bahwa ada yang tidak pas dalam pemerintahan saat ini.

"Ini sekaligus pesan untuk petahana, bahwa ada yang tidak pas di pemerintah saat ini dan pada 2019 nanti kita harus berkompetisi secara fair, biarkan masyarakat yang memilih," kata mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Sebagai informasi, tagar #2019GantiPresiden dipopulerkan oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Gerakan ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kaos, gelang hingga gelas.

(Puthut Ami Luhur /SMNetwork /CN39 )