image

Foto: istimewa

16 April 2018 | 23:24 WIB | Nasional

Aher Kandidat Bakal Cawapres Terkuat PKS

JAKARTA, suaramerdeka.com- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan pemilihan internal bakal calon wakil presiden yang akan diusung dalam pemilu 2019 mendatang. Ada dua nama calon yang memperoleh dukungan suara terbanyak, yakni Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. 
"Ya kalau di PKS kan objektifnya dari sembilan nama itu, suara terbanyak adalah Pak Aher," ujar Hidayat, yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

Selain dua nama tadi, kata Hidayat, berturut-turut lima besar yakni Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Presiden PKS Sohibul Iman.
 
Sebelumnya, anggota DPR dari PKS Mahfudz Siddiq pernah mengungkapkan, kontestasi pencapresan di PKS keras sekali. Sayangnya, kata Mahfudz, tidak semua bakal capres PKS berani muncul ke permukaan. Dia mengakui hanya beberapa tokoh yang berani keluar dari tradisi politik diam alias silent ala PKS. 

"Saya salut dengan Mardani (Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera) dan Anis Matta yang tampil terbuka. Juga Ahmad Heryawan yang mulai keliling sosialisasi. Kalau tampil dan terbuka, maka permainan ini bisa dilihat dan dikontrol banyak orang. Ada fairness. Jangan sampai PKS sudah hancur-hancuran, tapi di ujung tiket pilpres malah dibeli orang lain," kata Mahfudz. 

Dia juga menyebut, kontestasi capres PKS juga diwarnai serangan tajam ke salah satu capres. "Setahu saya, kalau ada pengurus atau kader yang terlibat sebagai relawan atau tim pemenangan Anis Matta, pasti akan berurusan sanksi. Mulai teguran, peringatan, penggantian, hingga pemecatan. Terlalu banyak contoh kalau saya sebutkan satu per satu," kata Mahfudz. 

(Mahendra Bungalan /SMNetwork /CN40 )

NEWS TERKINI