image

Foto: suaramerdeka.com/ Gading Persada

17 April 2018 | 14:05 WIB | Suara Kedu

15 Film Pendidikan Bakal Diputar di Bioskop Keliling

  • Peringatan Hardiknas Pekan Pendidikan Jogja

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com- Sebanyak 15 judul film pendidikan bakal diputar di bioskop keliling di sejumlah sekolah di DIY dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018. Termasuk salah satunya bioskop keliling akan mangkal di Benteng Vredeburg sebagai salah satu lokasi sentral kegiatan yang dimulai 21-27 April tersebut.

“Nanti ada pemutaran 15 judul film pendidikan yang telah direkomendasikan oleh Pusat Perfilman dan Direktorat Sejarah Kemdikbud. Selain di benteng ada juga bioskop keliling menyambangi sekolah-sekolah di DIY,” papar Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr Sajilah, MPd saat jumpa pers, Selasa (17/4).

Sajilah menjelaskan, sejumlah judul film yang akan diputar di bioskop keliling yakni Aru Palaka, Rangga Warsita dan Javanoligi. Sebagian besar film akan diputar di Benteng Vredeburg.

“Untuk sekolah-sekolah yang akan memutar film di bioskop keliling sampai saat ini belum kami finalisasi karena cukup banyak sekolah yang meminta agar mereka juga masuk sebagai salah satu lokasi pemutaran film. Semenatra ada di SD Kanisius Tegalmulyo, Kota Jogja dan SD Playen Gunungkidul,” ungkapnya.

Pada Hardiknas kali ini seperti diakui Kepala Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Matematika Dr Daswatia Astuti, MPd semua Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kemdikbud di Provinsi DIY melaksanakan Peringatan Hardiknas 2018 secara serentak.

Tahun ini mengusung tema Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan, sebanyak 10 UPT bersama SEAMEO for QITEP in Mahtematics yakni suatu lembaga regional di bawah dan bertanggung jawab kepada Sesjen Kemdikbud dan Komunitas Pesta Pendidikan mengadakan kegiatan Pekan Pendidikan Jogja selama satu pekan dengan lokasi di Benteng-Museum Vredeburg dan Taman Pintar.

“Selain pemutaran film pendidikan di bioskop keliling tadi ada juga pameran pendidikan, bazar buku murah, ngobrol publik dan pagelaran seni budaya yang dipersembahkan pelajar sekolah se DIY,” sambung dia.

Sementara itu Kepala Museum Benteng Vredeburg Dra Zaimul Azzah, M.Hum menambahkan, menjadikan benteng sebagai pusat kegiatan Pekan Pendidikan Jogja bukannya tanpa alasan.

“Selain lokasinya strategis, akses mudah, terutama bahwa pengunjung ke museum dan benteng ini sudah pasti segmennya. Apalagi jumlah kunjungan kita meningkat setiap tahunnya dimana tahun lalu saja mencapai 455 ribu pengunjung sepanjang 2017,” tandas dia.

(Gading Persada /SMNetwork /CN33 )