no image

ANGKAT BEBAN : Dua pemain seleksi, Antonio Jackson de Oliviera Alcantara (kanan) dan Gilang Ginarsa (kiri) ikut ambil bagian dengan mengangkat beban dalam sesi latihan di fitness center Sampangan, Minggu (14/1) sore. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

14 Januari 2018 | 20:19 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Tiga Striker Asing Dituntut Optimal

  • Lima Hari Jelang Lawan Bhayangkara FC

SEMARANG, suaramerdeka.com- Tiga striker asing berstatus seleksi di skuad PSIS Semarang yakni Antonio Jackson, Amadau Gakau, dan Edward Junior Wilson dituntut memperlihatkan kemampuan optimal dalam latihan lapangan perdana mereka di kawasan Sekolah Yayasan Terang Bangsa, Senin (15/1) pagi.

Sebab pelatih PSIS, Subangkit hanya punya waktu sekitar empat hari sebelum mendaftarkan pemain di Piala Presiden 2018 di pekan ini. Dalam turnamen pra-musim tersebut PSIS akan bertemu juara Liga 1/ 2017, Bhayangkara FC dalam laga pembuka Grup C di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (20/1) mendatang.

Tiga striker asing ini terlebih dulu sudah merapat di Mes PSIS pada Sabtu (13/1) kemarin. Namun mereka belum sempat ikut dalam latihan pagi harinya. Sementara sehari berselang PSIS hanya mengagendakan sesi latihan di fitness center Sampangan.

''Dari tiga pemain asing yang datang, dua sudah pernah main di Indonesia. Edward (Junior) di Semen Padang dan Amadau (Gakau) di Perseru Serui. Satu lagi (Antonio) Jackson belum pernah dan pertama kali datang ke sini. Soal Edward dan Amadau meski sudah hapal gaya permainan di Liga Indonesia saya harus melihat kualitas mereka dulu sama seperti Jackson. Belum ada yang dijamin untuk kami rekrut,'' ungkap Subangkit.

Dari ketiga nama tersebut, Edward Junior yang bisa dibilang punya nama dan berpengalaman. Sebab eks pemain timnas Liberia yang kini berusia 33 tahun itu, pernah menjadi andalan Semen Padang selama 2009-2013. Gelar top scorer Indonesia Premier League 2009-2010 pernah dia sabet dengan mencetak 20 gol. Lalu pemain yang kini berbadan gempal itu sempat membela Persipura Jayapura di Piala Presiden 2017. Namun sayang saat itu tim Mutiara Hitam gagal lolos dari penyisihan grup.

Sementara itu, untuk Gakou Amadou Liga Indonesia di 2018 ini merupakan tahun keenamnya. Pemain berkebangsaan Mali ini pernah berkarir di Persis Solo (2012-2013), Persiku Kudus (2014) dan Perseru Serui (2016). Di Perseru, pemain berusia 27 tahun ini mencetak sembilan gol dari 26 penampilan. Adapun nama Antonio Jackson tidak banyak informasi yang bisa didapat karena bermain di benua Amerika.

''Masih ada beberapa waktu sebelum Piala Presiden untuk melihat ketiga pemain ini. Begitu juga kami akan memantau pemain lokal seperti Fauzan Fajri, Gilang Ginarsa, YudaMega, dan Arpani. Pemain-pemain seleksi ini juga bisa terus lanjut dalam tahap selanjutnya dibawa ke Piala Presiden meski belum dikontrak. Sebab ajang itu kami gunakan untuk memantapkan pilihan dalam merekrut pemain,'' tandas Subangkit.

Sementara ini pemain asing yang sudah direkrut PSIS yakni Petar Planic (Serbia) dan Ibrahim Conteh (Sierra Leone). Kebutuhan Subangkit berada di posisi striker dan playmaker. Untuk playmaker saat ini dikatakan pihak manajemen PSIS tengah berburu pemain asal Asia. ''Namun bisa juga akan datang striker lagi dalam waktu dekat ini. Yang pasti satu slot pemain Asia dan bebas ini akan kami penuhi. Kami tidak terburu-buru dan mencari yang terbaik,'' lanjut Subangkit.

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )