image

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

16 April 2018 | 20:27 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Sayap Pertahanan Jadi Titik Lemah PSIS

SEMARANG, suaramerdeka.com- Menjalani empat kali pertandingan di Liga 1, PSIS Semarang memiliki masalah di sektor sayap pertahanan. Semua gol yang bersarang ke gawang klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini, semua berawal dari lubang yang dimanfaatkan lawan di sektor tersebut. Termasuk gol PSMS Medan yang dicetak Frets Butuan di pekan keempat di Kota Magelang akhir pekan lalu.

Masalah ini dicermati Pelatih Kepala PSIS, Vincenzo Alberto Annese untuk dibenahi sebelum melawan Persija Jakarta di pekan kelima, Jumat (20/4) mendatang. Sebab calon lawan memiliki pemain yang bagus di sisi lapangan. Sebut saja Riko Simanjuntak, Ramdani Lestaluhu hingga duo bek sayap mereka yakni Rezaldi Hehanusa dan Ismed Sofyan.

"Kami mengerti dalam empat pekan Liga 1 ini banyak kritikan di sisi sayap pertahanan kami selain kepada Bruno Silva dan Ibrahim Conteh. Permasalahan sisi sayap kami yang mampu dimanfaatkan pemain PSMS untuk mencetak gol akan menjadi bahan evaluasi kami sebelum menghadapi laga selanjutnya. Kritikan yang masuk selama ini bagus dan saya akan memilih yang menurut saya benar dan harus saya benahi," ungkap Vincenzo.

Tidak hanya Frets yang memanfaatkan kelemahan sisi sayap PSIS. Tiga pemain yang berhasil membobol gawang Jandia Eka Putra selama ini juga mendapat umpan terukur dari flank untuk mencetak gol. Sebut saja striker Bhayangkara FC, Nicola Komazec yang mampu mencetak gol memanfaatkan umpan silang Vendry Mofu dari sayap kiri PSIS. Gol tersebut membawa juara bertahan Liga 1 ini unggul 1-0, sebelum disamakan Hari Nur Yulianto dan memasakan hasil imbang.

Lalu gol pertama bagi kemenangan PSM Makassar dengan skor akhir 2-0, yang dicetak Wiljan Pluim lewat proses serupa memanfaatkan umpan silang M Arfan. Serta gol Rizky Pellu yang menerima umpan Wiljan Pluim yang merobek gawang PSIS untuk kedua kalinya.

Hal ini menjadi lampu kuning bagi Vincenzo. Sebab Persija yang akan menjadi calon lawan tidak hanya punya winger yang cepat dan punya umpan akurat. Namun juga memiliki striker yang jago bola atas seperti Marco Simic, Addison Alves, dan Bambang Pamungkas.

"Kami akan berbenah dalam waktu tiga hari jelang laga melawan Persija. Fokus pemain di 15 menit akhir babak pertama dan 15 menit awal babak kedua juga menjadi catatan kami. Namun kami tidak ingin terlalu melihat kekuatan Persija untuk mempersiapkan tim. Kami bermain sebagai tuan rumah, biar Persija nantinya yang mencari tahu bagaimana kekuatan kami," lanjut Vincenzo.

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )