image
04 Februari 2018 | Her Spirit

Diyah Puspitaningrum

Terapi, Training, dan Konseling

Sebelum menekuni profesinya sekarang, Diyah Puspitaningrum sempat menjadi seorang wedding singer. Hal ini karena kecintaannya terhadap musik dan hobi menyanyinya sejak SMA.

Namun, pemilik PT Taman Bintang tersebut kini fokus dengan usaha yang dirintisnya sejak awal 2012. Pipit, begitu sapaan akrabnya, membangun sebuah lembaga layanan psikologi untuk anak dan dewasa, yang meliputi konseling, assessment, dan terapi.Pipit menceritakan, dirinya mengalami titik balik setelah menikah pada 2007.

Ibu dua anak ini lebih menginginkan bekerja secara mandiri yang sesuai dengan passion dan keahliannya, ketimbang meneruskan bisnis orang tua. Jalan menuju "Taman Bintang" memang berawal dari membuat kue khusus untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). "Karena kondisi mereka yang spesial, biasanya tidak bisa jajan sembarangan. Nah saya membuat kue dan jajanan untuk anak-anak autisme di sekolah dan tempattempat terapi. Dari sini saya mulai mendapat klien," paparnya.

Kembangkan Kemampuan

Klien pertama yang ia tangani mengalami speech delay alias gangguan berbicara. Pipit memiliki keunggulan dalam berkomunikasi berbahasa asing (bahasa Inggris), karena kliennya kebanyakan orang asing. Pada 2010-2012 ia membuka Sebelum menekuni profesinya sekarang, Diyah Puspitaningrum sempat menjadi seorang wedding singer.

Hal ini karena kecintaannya terhadap musik dan hobi menyanyinya sejak SMA. Terapi, Training, dan Konseling kantor di rumah, yang melayani konsultasi dan terapi. Kemudian pada 2014 ia membuka kantor di Jalan Setia Budi Semarang, sambil terus mengembangkan sayap. Tidak hanya memberi terapi dan training di tempat, Pipit juga memberikan konsultasi dan terapi ke sekolah-sekolah serta memberikan diklat bagi guru-guru PAUD.

Terapi, training, dan diklat yang ia lakukan tidak hanya di Pulau Jawa, tapi juga di beberapa tempat di Indonesia. Mulai dari Pulau Bali, Kalimantan, dan Sumatera. Kini Taman Bintang yang dibesarkan dan resmi menjadi PT, belum lama ini berpindah lokasi ke kawasan Dr Wahidin Semarang. Ada delapan terapis di kantornya, di mana ketika ia memulai hanya memiliki seorang terapis.

Wanita yang hobi menyanyi ini menuturkan, karakter anak terbentuk lewat pendidikan di rumah, yang merupakan lingkungan pertama yang dimiliki sebelum sekolahnya. Karena itu, ia selalu melihat pola interaksi antara anak dan orang tua mereka.

"Pola pengasuhan (anak) yang berbeda, aakn membentuk karakter yang berbeda juga," tuturnya. Ke depan, Pipit ingin terus mengembangkan kemampuannya dalam memberikan terapi pada ABK dan anak-anak normal, serta berencana membuka cabang di kota lain yang memiliki dinamika tinggi.(58)

Tentang

Diyah Puspitaningrum
18 November 1980
? Simpel
? Easy going
? Selalu bersemangat
? Suka bersahabat
? Senang menyanyi
? Menguasai biola, gitar, dan kibor

Teks :Irma Mutiara Manggia
Foto :Irma Mutiara ManggiadanDiyah Puspitaningrum
Busana :Diyah Puspitaningrum

Berita Lainnya