image
04 Februari 2018 | Her Spirit

Mendidik Para Orang Tua

Menaruh perhatian yang lebih terhadap dunia anak-anak, membuat Diyah Puspitaningrum terbiasa memberikan konseling bagi para orang tua. Ia selalu melihat interaksi anak dan orang tua di lingkungan kesehariannya (rumah), untuk menganalisis permasalahan yang terjadi.

"Karakter itu sangat penting dan terbentuk pada lima tahun pertama usia anak, karena role model mereka adalah orang tua. Setelah usia enam tahun ke atas, baru mereka mendapat role model dari lingkungan luar, bisa dari guru ataupun teman-temannya," kata Pipit. Jadi, tidak hanya mendidik para anak, Pipit juga mendidik orang tua.

Pola yang diterapkan di rumah, akan membentuk karakter sang anak. Ia kerap menemui klien (para orang tua) yang denial dan ingin serbainstan. Ingin agar anak mengubah sikap yang buruk atau ingin sang anak pintar, tapi tidak mau melewati proses. Tak sedikit pula para ibu yang lupa akan tugasnya sebagai seorang wanita.

Misalnya orang tua yang sibuk bekerja, sehingga memiliki kesulitan mengatur waktu untuk bersama dan memperhatikan anak-anak. Tak kalah penting yang menjadi tantangan bagi wanita yang gemar bermain biola tersebut, adalah perkembangan teknologi dan cara pengasuhan. Pertama, mudahnya informasi yang masuk bisa membuat nilai-nilai moral dan etika sulit masuk ke dalam diri sang anak. Kedua, sulitnya memberikan pola asuh yang bisa menjadi solusi bagi para orang tua, karena dianggap mengatur urusan orang lain.

"Supaya anak menurut pada orang tuanya, tidak harus menjadi galak atau keras kepada mereka. Yang diperlukan adalah ketegasan tapi penuh kasih sayang. Dan yang juga harus diingat, jangan memberikan anak apa yang mereka mau, tapi apa yang mereka butuhkan," imbuh ibu dari dua anak tersebut.(58)

Berita Lainnya