image
11 Februari 2018 | Her Spirit

Kultur Jawa-Oriental

Hari raya Imlek yang datang sebentar lagi, disambut dengan meriah dengan memerahnya busana yang bertema ”Gong Xi Fa Chai”. Termasuk brand Dhievine milik Widya Andhika, yang mengusung tema ”Oriental Fusion” untuk merayakan Imlek tahun ini.

Koleksinya yang berupa busana ready to wear terdiri dari busana yang bergaya formal, semi-formal, pesta dan kasual, dengan dominasi warna merah, yang dipermanis pink, abu-abu dan hitam. Mulai dari blus berkancing depan, kancing cheongsam, asimetris, detail peplum, lengan cut out, kutubaru dan kebaya encim.

Dress hitam dengan detail peplum, serta dress merah dengan peplum yang ber-layer dengan perpaduan batik motif bunga dan tulle yang motifnya menyerupai bunga, memberikan karakter feminin yang clean and firm.

Kultur Jawa terasa kental dalam perpaduan kebaya encim dan rok span, serta kutubaru dan rok draperi. Busana yang lebih kasual ada pada beberapa dress A-line yang dipermanis dengan brokat, sedangkan yang lebih berkesan glamor, dress H-line merah dengan padanan tulle polkadot pada bagian dada dan lengan.

Dress dan blus dalam koleksi ”Oriental Fusion” memiliki detail manis berupa kerah qipao, terinspirasi dari kultur oriental yang digabung dengan kultur Jawa.

Qipao dengan sentuhan Jawa. Adapun signature cut yang pas dibadan tetapi tetap bagus untuk menonjolkan tubuh yang lebih berisi. Seluruh koleksi tersebut menggunakan material Batik Tulis Coletan Pekalongan dan Cirebon.

Dari segi warna, dominan merah yang melambangkan kegembiraan, energi, keberanian dan kehangatan. Motif yang didominasi bungabunga, sengaja dipilih untuk menyuntikkan aroma feminin, yang merupakan ciri khas Dhievine, chic and feminine.(63)

Teks:Irma Mutiara Manggia
Foto:Dok. Dhievine

Berita Lainnya