14 Februari 2018 | Edukasia

Keluarga Berperan Utama

SEMARANG- Berkaca dari adanya beberapa kasus kekerasan oleh pelajar yang terjadi akhir-akhir ini, maka fungsi pendidikan yang pertama dan utama adalah keluarga. Peran keluarga harus dioptimalkan. Keluarga berperan besar dalam mendidik anak. ’’Manusia itu dikatakan sebagai homoeducandum, yakni harus dididik.

Karena manusia perlu dididik, maka yang penting tergantung pada siapa yang mendidiknya,’’ ungkap guru besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Prof Fatah Syukur saat menyampaikan tausiah pada Pengajian Ahad Pagi Bersama (PAPB) di halaman SMP Islam Terpadu PAPB Jl Panda Barat 44 Palebon Semarang, barubaru ini. Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Yayasan Amal PAPB Ali Mansyur, Kepala SMP IT PAPB Ramelan, para pengurus, orang tua murid, guru, tenaga kependidikan dan para siswa-siswi.

Menurut Fatah, sekolah sifatnya sebatas membantu orang tua, karena hakikat sebenarnya pendidikan itu bersifat fisik dan psikis. Fisik bisa diaplikasikan dengan tatap muka atau transformasi keilmuan, sedangkan psikisnya dengan sentuhan rohani atau pendidikan agama yang baik. Oleh karena itu, lanjut dia, agar hakikat pendidikan tercapai, secara nalar dan spiritual perlu diseimbangkan materinya melalui lembaga pendidikan Islam yang baik, untuk selanjutnya ditindaklanjuti orang tua kala anak di rumah.

’’Jadi, sebagai orang tua yang bijak, mendidik anak tidak lantas selesai dengan hanya mengasih uang jajan atau membayar SPP, tetapi perlu pola berkesinambungan dalam mendidik anak,’’ ujarnya.(G2- 42)

Berita Lainnya