15 Februari 2018 | Solo Metro

Angkat Berat dan Angkat Besi Incar Tiga Emas

  • Proprov Jateng 2018

SOLO- Tim angkat berat dan angkat besi Solo mengincar tiga medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 mendatang. Sebanyak 11 atlet saat ini tengah dipersiapkan untuk menghadapi multievent empat tahunan tersebut.

ìTarget kami tiga emas, yakin bisa tercapai. Waktu Porprov 2013 di Banyumas, kami hanya dapat satu emas, sembilan perak dan empat perunggu. Jadi harus ada peningkatan,î ujar pelatih angkat berat tim Porprov, Joko Subianto, kemarin.

Tiga emas tersebut antara lain dikalkulasikan mampu diraih Adven Hindarto di kelas 74 kg dan Diva Visa di kelas 63 kg. Bahkan Adven ditarget bisa mendapatkan dua emas, adapun Diva memburu minimal satu emas. Dua atlet itu menjadi andalan untuk lebih berprestasi di arena Porprov. Pada pesta olahraga di Banyumas 2013, keduanya telah mampu meraih medali, kendati belum optimal. Diva pernah masuk pelatnas prima pratama, serta menyabet gelar juara pekan olahraga pelajar nasional (Popnas). ìMereka menjadi andalan. Namun atlet lain juga kami dorong tampil maksimal untuk berprestasi, seperti Deo Tesa (52 kg) dan Kirana Listiyo Nugroho (69 kg). Dulu Diva dapat emas dan satu perak di Banyumas,î ungkap Joko.

23 Kelas

Solo menyiapkan 11 atlet di Porprov, padahal kelas yang dilombakan mencapai 23 kelas. Menurut Joko, pihaknya kesulitan mencari atlet-atlet angkat berat dan angkat besi. Kalaupun ada, jumlahnya tidak banyak. Dari 11 atlet tersebut, hanya beberapa yang merupakan atlet baru, sisanya lifter lama. ìJadi yang kami miliki memang 11 atlet itu. Sulit mencari bibit-bibit atlet. Kendati demikian, mereka terus kami motivasi guna menghadapi ketangguhan atlet tim-tim lawan-lawan,î imbuhnya. Saat ini para lifter tersebut digenjot berlatih rutin tiap sore di arena latihan Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS).

Fokus lebih pada peningkatan powerdan fisik. Saat menjelang pelaksanan Proprov bakal diintensifkan lagi dengan latihan mengangkat beban, serta kemungkinan tambahan latihan sesi pagi. ìSementara ini, latihan sore dulu, karena beberapa di antara mereka masih sekolah. Rival berat terutama dari Semarang, Grobogan dan Kendal. Mereka punya atlet bagus dan berpengalaman di berbagai kejuaraan,î tutur Joko.(wel-37)

Berita Lainnya