15 Februari 2018 | Internasional

Negosiasi Jandia Alot

  • Bruno Absen Latihan

SEMARANG- PSIS Semarang masih terus mencari kata sepakat terkait negosiasi kontrak kiper seleksi Jandia Eka Putra hingga, Rabu (14/2) malam.

Jandia masih mempertimbangkan kontrak yang disodorkan PSIS meski sempat kesepakatan terjadi kemarin. Penjaga gawang asal Padang ini sebelumnya bergabung di latihan sejak Jumat (9/2). Pelatih PSIS Subangkit sejatinya hanya butuh dua hari untuk menyeleksi pemain berusia 30 tahun tersebut.

Penampilannya selama 83 menit dalam uji coba melawan Persiba Balikpapan sehari berselang, memikat hati Subangkit. ”Kami terus buka pintu negosiasi dengan Jandia. Meski tadinya hampir deal kami masih menunggu keputusan pemain ini.

Kami berharap Jandia bisa sepakat bergabung dan akan mengarungi kompetisi Liga 1/2018 bersama PSIS. Selain Jandia ada Ferdiansyah, Aji Bayu, dan Sendri Johansah yang sebelumnya telah merapat,” kata General Manager PSIS, Wahyu Winarto.

Jandia sebelumnya membela klub Liga 1 yang tahun lalu terdegradasi ke Liga 2 yakni Semen Padang. Di tim berjuluk Kabau Sirah, pemain yang punya ciri khas dengan rambut dikuncir ini bermain dalam 22 pertandingan di Liga 1/2017.

Menurut catatan di laman resmi Liga Indonesia, Jandia terakhir bermain pada pekan 31 Liga 1 saat Semen Padang bertandang ke markas Persija Jakarta pada 22 Oktober tahun lalu. Jandia saat itu hanya bermain selama 42 menit menyusul cedera lutut yang dialami.

Pemain yang selama delapan tahun terakhir membela Semen Padang ini mengalami cedera saat menangkap sundulan Bambang Pamungkas. Minus Jandia, Semen Padang dipaksa takluk. Dua gol bersarang di jala Kabau Sirah. Pada tiga laga tersisa, Jandia absen.

Dia juga harus melihat Semen Padang terdegradasi dari bangku penonton di pertandingan terakhir melawan PS TNI 12 November 2017. Meski sempat absen beberapa bulan kini Jandia telah kembali fit. Pelatih Kiper PSIS, Budi Cipto telah memastikan Jandia dalam keadaan prima.

“Jandia saat latihan punya tumpuan yang kuat setelah meloncat. Dia juga paling kuat dalam latihan skot jump. Masuknya Jandia membuat kami memiliki dua kiper berpengalaman dan dua kiper muda. Semoga kiper-kiper senior ini bisa menjadi sosok yang bisa menambah mental dua kiper muda kami,” kata Budi Cipto.

Sakit Pencernaan

Jandia menjadi pemain ke-26 yang dikontrak PSIS. Saat ini PSIS masih menyisakan dua pemain seleksi yang masih terus dipantau, yakni mantan bek kiri PS TNI Yus Arfandi dan striker asing asal Brazil, Bruno Silva. Nama terakhir dalam latihan Rabu (14/2) tidak terlihat di lapangan karena mengalami gangguan pencernaan.

Menurut Subangkit, mantan pemain klub Manama di Liga Bahrain itu tidak makan malam. Kondisi tersebut membuat Bruno tidak fit dan tidak diikutkan dalam latihan. ”Bruno mungkin belum terbiasa makan masakan lokal.

Dia juga harus adaptasi dalam hal ini. Semalam tidak makan mungkin karena ditinggal dua pemain asing lainnya yakni Petar Planic dan Conteh yang ikut menghadiri acara sponsor bersama manajemen,” ungkap Subangkit. Pelatih berusia 58 tahun ini berharap kejadian tersebut tidak lagi terjadi pada Bruno maupun pemain lainnya.

Sebab, Subangkit ingin pemain fit dan tidak sakit karena tidak disiplin diri. “Kami akan lihat kondisi Bruno. Dia juga butuh istirahat kalau saya lihat. Masih jet lag setelah penerbangan jarak jauh dan perlu adaptasi dengan lingkungan,” tandasnya.(mam,H85-64)

Berita Lainnya